Oke News, Sumenep 27 Oktober 2022-Situasi pemilihan Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berlangsung tegang. Bahkan terpaksa diskorsing, para pimpinan fraksi diperkenankan melakukan lobi-lobi, Kamis (27/10/2022).
Sejumlah pucuk pimpinan fraksi diberikan waktu selama 30 menit untuk melakukan lobi-lobi.
Apa yang terjadi sehingga diskorsing?
Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal Muhlis menjelaskan setelah rapat paripurna pemilihan calon pengganti anggota BK memberikan kesempatan kepada tujuh fraksi untuk berunding setelah nama yang diusulkan dibacakan.
“Tidak ada apa-apa. Setelah pimpinan rapat membacakan nama-nama usul fraksi diberikan waktu 30 menit untuk bermusyawarah,” kata Faisal di sela-sela rapat sidang paripurna kepada awak media.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, musyawarah antar fraksi guna mencapai mufakat terkait siapa saja yang akan dipilih menjadi anggota BK.
“Kami berharap pemilihan anggota BK berdasarkan hasil mufakat. Kalau komunikasi antar fraksi mentok baru nanti akan diambil opsi lain,”tegas Faisal.
Untuk diketahui, tujuh nama usul fraksi akan dipilih lima menjadi anggota BK. Setelah itu, lima anggota BK terpilih akan melakukan pemilihan ketua, wakil ketua dan sekretaris.
Komentar