Harapan Lebaran Pupus?, Gaji Aparatur Desa se Kabupaten Sumenep Tidak Terbayar

OKENEWS.ID, SUMENEP – Sejumlah aparatur Desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir.

Dikutip dari media online bangsapedia.com bahwa, Salah satu perangkat desa, di Kecamatan Bluto, Sumenep. Fawaid, mengatakan hingga saat ini perangkat desa belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir.

“Perangkat desa tidak menerima gaji selama tiga bulan,” kata Fawaid, Selasa (10/3/2026).

Menjelang hari raya idul Fitri, pihaknya sebagai aparatur desa berharap bisa menikmati gaji yang selama ini tidak keluar. Karena menjelang Idul Fitri dipastikan membutuhkan biaya lebih untuk kebutuhan keluarga.

Maka dari itu berharap pihak terkait, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, dapat segera memberikan penjelasan sekaligus solusi atas keterlambatan tersebut.

pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar gaji perangkat desa dapat segera dicairkan. Karena, kejelasan dari pemerintah sangat dibutuhkan agar para perangkat desa tidak terus menunggu tanpa kepastian

“Apalagi ini sudah mendekati Idul Fitri, tentu kami juga memiliki kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Sahroni, menjelaskan keterlambatan pencairan gaji perangkat desa disebabkan belum banyak desa yang melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa).

“Untuk saat ini baru 69 desa yang melaporkan APBDesa,” kata Anwar saat dikonfirmasi mengenai keterlambatan gaji perangkat desa.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengambil langkah percepatan dengan mengirimkan surat kepada para camat agar segera mendorong pemerintah desa melaporkan APBDesa ke DPMD.

“Sekarang juga sedang kami upayakan agar bisa selesai sebelum Lebaran. Namun salah satu syaratnya, APBDesa harus segera disampaikan ke DPMD,” pungkasnya (bangsapedia.com/Adi).

Comment