Ramadhan 2026, Badan Sehat Ibadah Puasa Jadi Lancar, Begini Tips dr. Erliyati

OKENEWS.ID, SUMENEP – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan suci penuh berkah, bulan Ramadhan juga menjadi momen untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk menjaga kesehatan. Dengan menjalankan puasa sepanjang hari, menjaga kesehatan menjadi hal yang sangat penting.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep Erliyati. menyarankan, menjelang bulan puasa harus mempersiapkan fisik dengan mengatur ulang ritme tubuh.

“tingkatkan hidrasi (minum air putih lebih banyak), atur pola tidur agar cukup, kurangi asupan kafein, dan simulasi makan sahur lebih awal. Penting juga melakukan medical check-up bagi yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes atau hipertensi dan lain-lain” katanya. Minggu, (15/2/2026).

Jadi mulailah membiasakan diri makan di waktu fajar atau subuh agar sistem pencernaan tidak kaget, agar nantinya jadi biasa saat tiba waktunya berpuasa.

Yang terpenting saat menjalankan puasa, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan buka, hindari makan berlebihan (kalap) yang justru memicu lapar lebih cepat.

Salah satu hal penting yang dapat dipersiapkan menjelang Bulan Ramadan yakni kecukupan nutrisi dalam tubuh dan mengatur jadwal harian selama satu bulan penuh selama berpuasa.

“Misalnya, dalam sehari manusia membutuhkan 2100 kkal, maka selama berpuasa jumlah tersebut dibagi menjadi dua kali waktu makan. Yakni, pada waktu sahur dan berbuka puasa. Pembagian ini berguna untuk menjaga ketercukupan gizi dan energi dalam tubuh saat menjalankan puasa,”  tuturnya.

dr. Erliyati. menambahkan, mengatur jadwal harian juga salah satu hal yang penting selama berpuasa. Salah satunya, dengan cara mengatur pelaksanaan aktivitas-aktivitas yang berat selama berpuasa. Hal ini mencegah terjadinya kelelahan yang berlebihan dan meningkatkan rasa lapar saat menjalankan ibadah puasa.

“Contohnya, jika kegiatan rutinitas sehari-hari diluar bulan puasa ada yang membutuhkan tenaga dan energi yang banyak, maka kegiatan tersebut dapat reschedule di waktu mendekati berbuka puasa atau setelah berbuka puasa.” pungkasnya.

Dengan persiapan ini, insyallah tubuh lebih siap dan ibadah puasa dapat berjalan lancar tanpa kendala fisik yang berat. (*).

Comment