Ramadlan 2026 Sekolah Aktif, DPRD Sumenep Virzanida: Ramadlan Jangan Jadi Momentum “Menakutkan”

OKENEWS.ID, SUMENEP – Ramadlan 1447 H. tinggal menghitung hari, tentu akan menjadi moment penting bagi siswa-siwi atau pelajar di Sumenep Jawa Timur, untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Momentum ramadlan ini juga menjadi penting juga bagi para orang tua untuk memberikan contoh atau teladan bagi putra putrinya dinrumah

“Orang tua selain harus memberikan contoh yang baik, ramadlan jangan jadi momentum menakutkan bagi anak-anak, baik di sekolah lebih-lebih dirumah”. kata Ning Virzan, Anggota Komisi IV dan Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumenep, Rabu (04/02/2026).

Menurutnya, justru sebaliknya, ramadlan harus menjadi momentum yang menyenangkan, sehingga anak-anak, siswa-siswi atau anak remaja lainnya bisa dengan nyaman dan penuh khusyu’ dalam menunaikan ibadah puasa.

“misalnya orang tua, atau guru memberikan reward atau hadiah setiap kali anak-anak selesai tilawah siang hari, atau lainnya. Sehingga mereka senang, dan yang tertanam dalam benaknya hingga dewasa adalah ramadlan penuh dengan hal-hal yang menyenangkan”. pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Moh. Iksan mengatakan, selama bulan ramadlan mendatang, setiap jenjang sekolah akan tetap aktif masuk seperti biasa, namun ada pembatasan atau pengurangan jam masuk dan materi ajar tambahan.

“tetap masuk seperti biasa, cuma ada materi ajar tambahan, untuk lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.”

Namun menurutnya, Dinas Pendidikan Sumenep belum bisa memberikan edaran atau imbauan kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sumenep, karena belum ada arahan teknis dari Dinas Pendidikan Jawa Timur.

“Kami belum mendapat arahan dari Dinas Provinsi Jawa Timur, tapi dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi (dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur). Sandainya diserahkan kepada kami, kami akan merencanakan secara khusus selama bulan ramadlan ini”. terangnya. (*).

Comment