oleh

Bedah Novel “Perlawanan Mahasiswa Idealis” Bakar Semangat Kader Pergerakan dalam Dunia Literasi

Oke News, Sumenep 18 November 2022-Media Kom_Aliansi Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, mengadakan kegiatan bertajuk Bincang-Bincang Novel Jejak Kaum Aktivis “Perlawan Mahasiswa-Mahasiswa Idealis” tadi pagi (18/11).

Kegiatan yang dihadiri oleh para kader lintas angkatan sekaligus lintas rayon itu dilaksanakan di Graha Komisariat PMII Guluk-Guluk. Salah satu tujuan adanya bincang buku ini karya ketua cabang PMII Sumenep tersebut ingin mengajak seluruh kader agar semakin giat dalam dunia literasi.

Sahabat Qudsiyanto selaku penulis novel menuturkan cikal bakal lahirnya novel perlawan ini berawal dari menulis catatan harian setiap saat. “Saya menulis novel ini sejak menempuh pendidikan Setrata 1 (S1) di Instika, ini merupakan pengalaman-pengalaman pribadi saya selama berkecimpung di dunia organisasi,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa pesan tersirat yang ingin disampaikan pada buku tersebut adalah bagaimana menampakkan citra dan perkembangan tulis menulis di Komisariat PMII Guluk-Guluk yang begitu masif dari dulu. “tidak heran, Guluk-Guluk cukup familiar dengan budaya literasinya. Bahkan banyak para alumi yang tersebar di kabupaten Sumenep, rata-rata, murni berasal dari kader PMII Guluk-Guluk,” lanjutnya.
Dalam perbincangan itu, tidak sedikit para kader mengetahui sepak terjang perjalanan sang penulis, terlebih dalam proses kreatifnya. Misalnya seperti apa yang diutarakan oleh Ach. Rofiq. Ia yang mengikuti acara tersebut, begitu takjub atas tulisan dari salah satu mantan ketua Komisariat PMII Guluk-Guluk itu, “Narasi-narasi yang dibangun dalam novel ini sangat khas dan unik,” katanya.

Dia berharap adanya catatan dari seorang aktivis ini dapat memberikan suatu rangsangan pada seluruh peserta yang nantinya mereka lebih produktif lagi dalam menciptakan sebuah karya, “lebih tertantang untuk semakin produktif ke depannya,” pungkasnya.

Pewarta : Faiki Hakiki
Editor : Ikrom Firdaus

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.