Berburu Harga Mahal, Petani di Sumenep Berbondong-bondong Panen Cabai Lebih Awal

Oke News, Sumenep 11 Juni 2022-Naiknya harga cabai secara drastis baik harga pasar ataupun harga di petani langsung dimanfaatkan oleh petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mereka berbondong-bondong memanen cabainya lebih awal yang masih muda demi mengejar harga jual yang sedang mahal.

Seperti yang dilakukan para petani cabai di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, yang memanen cabainya lebih awal alias memanen cabai dalam kondisi masih muda demi mengejar harga jual yang sedang mahal. Bahkan petani juga membayar tukang petik agar proses panen bisa lebih cepat.

Menurut petani harga cabai saat ini terus saja merangkak naik, bahkan saat ini harga sebesar Rp 100.000 lebih per kilonya. Sehingga petani memanfaatkan momen itu memetik cabai lebih awal untuk mendapatkan keuntungan yang banyak.

“Kami terpaksa memanen cabai yang masih muda atau hijau, mumpung harga cabai sedang mahal. Di samping itu musim hujan membuat beberapa jenis cabai tidak bisa ditunggu hingga merah, karena mudah terserang penyakit, baik itu rontok atau busuk sebelum memerah,”ungkap petani cabai Rustina, di sela-sela memetik cabai di lahan pertaniannya, (10/06/2022).

Menurutnya, sebelum terjadi kenaikan harga, untuk cabai muda atau cabai hijau hanya seharga Rp 4000, sedangkan sekarang naik drastis dijual seharga Rp 42.000 ribu per kiloagram. “Sementara untuk harga cabai merah di pasar bisa mencapai harga Rp 95.000 hingga Rp 100.000 lebih per kilogram,”tandasnya(sai)

Komentar