Disdik Sumenep Gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru

Oke News, Sumenep, 07 September 2022-Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru PPPK.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru Pegawal Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini bertempat di Gedung Korpri setempat.

Kegiatan peningkatan kompetensi bagi guru PPPK ini bakal dilaksanakan selama tiga hari, yakni sejak Rabu-Jumat 7-9 September 2022.

Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Dalam sambutannya Bupati Fauzi menyampaikan banyak hal terkait profesi guru, termasuk guru PPPK.

Pertama, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengajak para guru PPPK untuk mengabdi dengan sebaik-baiknya.

Kedua, Ketua DPC PDIP tersebut mengimbau guru PPPK harus mempunyai komitmen dan konsisten dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

Ketiga, suami Nia Kurnia ini mengajak guru PPPK agar mencintai pekerjaannya. Karena disadari atau tidak menjadi guru merupakan anugerah yang harus disyukuri.

Keempat, guru PPPK harus terus melakukan peningkatan kapasitas serta kemampuannya. Sehingga berefek terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.

“Seorang guru harus mengembangkan kompetensi, memperkaya wawasan pengetahuan untuk ditransfer ke anak didik supaya menjadi generasi yang pintar, berakhlak mulia dan berkarakter budaya,” pesan Bupati Fauzi di depan para guru PPPK yang bakal mengikuti Bimtek, Rabu 7 September 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Agus Dwi Saputra mengungkapkan Bimtek tersebut akan diikuti sebanyak 427 guru PPPK formasi 2020.

“Hanya saja, ada puluhan guru PPPK yang tidak bisa mengikuti Bimtek tersebut.

Hanya saja sebanyak 54 orang tidak bisa mengikuti Bimtek disebabkan karena lagi mengikuti pendidikan profesi guru atau PPG 2022,” ungkap Kadis Agus.

Terkait tujuan diadakannya Bimtek tersebut tidak lain untuk memacu semangat para guru PPPK dalam memajukan dunia pendidikan.

“Tujuan Bimtek untuk memotivasi guru PPPK dalam mengembangkan kompetensi keguruan,” terang suami Diah Suryani mengakhiri penjelasannya

Komentar