Resmi Dilantik Jadi Presiden Mahasiswa UNIBA, Iskil El Fatih: Siap Garda Terdepan Mengawal Kepentingan Mahasiswa

OKENEWS.ID, Madura – Pelantikan Pengurus BEM KM Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura tidak hanya menjadi momentum pelantikan kepengurusan baru, tetapi juga penegasan arah gerak organisasi kemahasiswaan. Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa Moh. Iskil El Fatih menegaskan bahwa BEM harus hadir sebagai mitra kritis yang mengawal kepentingan mahasiswa sekaligus mendorong tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa merupakan pemangku kepentingan terbesar di perguruan tinggi. Oleh sebab itu, setiap kebijakan, tata kelola administrasi, hingga penggunaan fasilitas kampus harus berlandaskan prinsip transparansi dan kepastian, sehingga tidak menghambat ruang gerak mahasiswa dalam berkarya, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri.

“Mahasiswa adalah pemilik kepentingan terbesar di kampus ini. Kepentingan mahasiswa harus ditempatkan di atas segalanya karena setiap kebijakan yang lahir akan bersentuhan langsung dengan masa depan mahasiswa. Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang untuk bertumbuh, berinovasi, dan melahirkan pemimpin masa depan,” tegas Iskil.

Ia juga menyinggung pentingnya membangun hubungan yang lebih terbuka antara yayasan, universitas, dan organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, berbagai dinamika yang pernah terjadi harus menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan tidak ada lagi kesenjangan komunikasi maupun ketidakjelasan dalam pengambilan kebijakan.

“Kami tidak sedang mencari siapa yang salah. Yang kami perjuangkan adalah sistem yang lebih baik. Transparansi bukan sekadar tuntutan mahasiswa, tetapi fondasi bagi lahirnya kepercayaan. Ketika komunikasi dibangun dengan baik dan aturan disampaikan secara jelas, mahasiswa akan lebih mudah bergerak, berkarya, dan mengharumkan nama kampus,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Presiden Mahasiswa mengajak seluruh pengurus BEM KM UNIBA Madura untuk menjadikan organisasi sebagai ruang perjuangan yang berpihak kepada kepentingan mahasiswa, berani menyampaikan kritik yang konstruktif, serta tetap mengedepankan etika, dialog, dan solusi dalam mengawal kemajuan kampus. (*).

Comment