Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Penyu Di Perairan Flores Timur

Okenews, Flores Timur, Sabtu 17 Februari 2024- Dua warga Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, ditangkap Poairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), karena diduga akan melakukan penyelundupan atau menjual 3 ekor penyu yang dilindungi.

Penangkapan terhadap tersangka berinisial NB (28) dan S (22) ini, berawal dari informasi nelayan setempat. Kedua pelaku melakukan penangkapan terhadap penyu di wilayah Perairan Metindoeng, Kabupaten Flores Timur.

“Penyu yang ditangkap secara ilegal ini di pelosok Laut Flores akan dilepasliarkan hari ini,” terang Dirpolairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, Sabtu (17/2/2024).

Lanjut Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, kemudian Personel Polairud segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan NB dan S yang kedapatan tengah menangkap tiga ekor penyu.

“Tiga ekor penyu bukti aktivitas ilegalnya ditemukan tersembunyi di belakang rumah tersangka,” tandasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, kedua tersangka mengaku telah melakukan penangkapan penyu di Perairan Metindoeng dengan tujuan untuk dijual demi keuntungan pribadi.

“Kedua pelaku ini telah melakukan penangkapan penyu sejak tahun 2019 hingga tahun 2024,” tukasnya.

Akibat perbuatannya NB dan S bakal dijerat dengan Pasal 40 Ayat 2 junto Pasal 21 Ayat 2 huruf a Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem serta Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

“Kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik,” pungkasnya. (Albert)

Komentar