KPU Sumenep, Aplikasi Sirekap Terancam Tidak Bisa Digunakan Di 3 Pulau

Oke news, Rabu 13 Februari 2024- Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) terancam tidak bisa digunakan di 3 Kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sebab, ketiga pulau tersebut susah sinyal atau blank spot, sedangkan Sirekap harus menggunakan fasilitas internet.

Komisioner KPU Sumenep Divisi Teknis Deki Prasetya Utama mengatakan, ada 3 pulau yang susah sinyal, seperti Kepulauan Masalembu, Sapeken dan Kangean yang area blank spot-nya hanya di sejumlah titik.

“Aplikasi Sirekap ini menggunakan fasilitas internet. Jadi jika daerah itu susah sinyal, maka berpotensi tidak bisa digunakan,” katanya, Rabu (13/2/2024).

Deki menyatakan, penggunaan Sirekap nantinya bisa mengambil gambar saat luring atau offline. Kemudian, gambar sudah bisa diunggah setelah mode daring atau online bisa digunakan.

“Sirekap akan diterapkan secara offline untuk daerah tanpa jaringan internet di daerah yang susah sinyal,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk dalam kategori susah sinya atau blank spot. Akan tetapi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PPK dan PPS di 3 kepulauan tersebut agar menjalankan mode offline, jika masuk dalam area blank spot atau susah sinya.

“Kami telah memberikan instruksi kepada PPK maupun PPS yang daerah blank spot atau susah sinyal untuk melakukan mode offline,” tandasnya.

Sementara, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Kabupaten Sumenep, 877.135 orang, sedangkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3.863 yang tersebar di 27 Kecamatan daratan maupun kepulauan.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat Sumenep untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilu yang akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024,” pungkasnya. (NIF)

Komentar