oleh

RNI Road Show di 31 Kota Gelar Kelas Kreatif BUMN

Oke News, Sumenep, Sabtu 6 April 2019- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyelenggarakan program sekolah kreatif secara road show di 31 Kota di Indonesia guna mendukung program Pemerintah mengembangkan industri kreatif melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi generasi milenial. Sumenep menjadi salah satu Kota sasaran Sekolah Kreatif yang dimotori PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero tersebut.

“Sekolah kreatif ini ditarget 10 ribu peserta selama kurun waktu dua bulan di 31 Kota seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan HUT Kementerian BUMN ke-21 tahun 2019,” terang Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo usai membuka acara Sekolah Kreatif di aula Kantor PT Garam, Sabtu (6/4/2019).

Di Sumenep, program Kelas Kreatif BUMN diikuti 345 peserta dengan 4 pilihan kelas keterampilan, yaitu barista, make up artis, vlog, dan digital marketing. Kelas Keterampilan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda sekitar, sehingga pelatihan yang dilaksanakan dapat betul-betul bermanfaat dan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja atau mendirikan usaha.

“Dengan adanya pilihan kelas keterampilan, para peserta dapat memilih mengikuti kelas yang dirasa sesuai dengan minat, bakat dan kebutuhannya,” ungkapnya.

Menurut Didik, dipilihnya barista, make up artis, vlog, dan digital marketing tidak terlepas dari tingginya minat dan pertumbuhan keempat bidang tersebut belakangan ini. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) diawal tahun 2019, sub sektor fashion dan kuliner masuk kedalam tiga besar penyumbang ekspor ekonomi kreatif Indonesia, yaitu sebesar 54,54% untuk fashion dan 6,31% untuk kuliner.

Begitu pula dengan video dan animasi yang menjadi menjadi sub sektor dengan pertumbuhan tertinggi kedua, yaitu sebesar 10,09%. “Digital marketing juga terus tumbuh seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia. Mencapai 143 juta pengguna berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017,” jelasnya.

Lebih lanjut, Didik mengatakan, saat mengikuti kelas para peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga diajak lebih mendalami melalui praktek karena diharapkan setelah mengikuti pelatihan, peserta tidak hanya memahami tetapi juga mampu memperaktekan apa yang telah diajarkan. Ia berharap kehadiran Kelas Kreatif BUMN di Sumenep dapat mengispirasi generasi millenial di kota yang terletak di ujung Timur Pulau Madura tersebut untuk tetap semangat berkarya dan mengejar cita-cita.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi BUMN dengan masyarakat serta bentuk dukungan BUMN dalam pengembangan kompetensi generasi muda untuk menghadapi persaingan global,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, Kelas Kreatif BUMN merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena berbagai pelatihan yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan dan minat generasi millenial saat ini. Dilaksanakannya Kelas Kreatif BUMN di Sumenep dapat membantu generasi muda menghadapi persaingan global.

“Sekolah kreatif ini sangat tepat dengan merekrut peserta dengan segmen milenial. Program program yang diselenggarakan cukup relevan dengan era sekarang yang memasuki 4.0. Dan tentu Pemerintah Daerah sangat apresiatif sekali,” tambah Fauzi. (Fais)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed