oleh

Bupati Fauzi resmikan graha pers media center Sumenep melayani

SUMENEP, 9 Maret (Oke News) – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi meresmikan Gerha Pers Media Center Sumenep Melayani, yang berlokasi di Jl. Dr. Cipto, Kolor, Rabu.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para kepala OPD, serta perwakilan organisasi kewartawanan di Sumenep itu diawali dengan santunan anak yatim oleh Bupati Fauzi.

Acara peresmian ‘rumah besar’ bagi para pelaku media di kabupaten paling timur Pulau Madura itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati.

“Ini adalah ‘rumah bersama’ bagi teman-teman wartawan di Sumenep. Jadi, bagi teman-teman yang ingin ngopi sambil menulis berita di tempat ini, silakan,” ujar Koordinator Gerha Pers Media Center Sumenep Melayani Syamsuni.

Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang telah mendukung keberadaan Gerha Pers Media Center Sumenep Melayani.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya peresmian gerha pers ini. Begitu juga kepada teman-teman wartawan yang telah hadir,” tambahnya.

Sementara itu, di awal-awal arahannya, Bupati Fauzi menyampaikan bahwa, saat ini semuanya harus bisa bekerja cepat agar tak sampai kalah saing. Termasuk dalam hal informasi.

“Sekarang bukan zamannya lagi ‘biar lambat asal selamat’. Sekarang itu harus ‘berlari asal selamat’. Harus berpikir sebelum orang lain berpikir. Atap kalai tidak bisa, minimal harus bisa meniru apa yang orang lain pikirkan,” ujarnya.

Karena itu, suami Nia Kurnia itu mengaku sudah menekankan kepada seluruh kepala OPD agar selalu bekerja cepat ‘asal selamat’. Termasuk memberikan informasi akurat kepada para jurnalis, utamanya mengenai kerja-kerja pemerintah.

“Jangan sampai wartawannya lari kencang untuk mendapatkan informasi, ternyata misalnya kepala OPD-nya tak dapat ditemui atau dihubungi untuk dikonfirmasi,” ujarnya di hadapan seluruh undangan, termasuk para kepala OPD.

Menurutnya, tulisan ‘apa adanya’ para wartawan, terkadang bukan karena keinginan dari wartawan itu sendiri. Tapi justeru karena saat akan konfirmasi atau melengkapi beritanya, mereka kesulitan untuk menemui atau menghubungi narasumbernya.

“Saya harap hal Ini disampaikan kepada pimpinan OPD yang lain, yang kebetulan tidak bisa hadir di sini karena ada rapat atau kegiatan lain,” tambah dia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini juga berharap ke depan keberadaan Graha Pers Media Center Sumenep Melayani bisa menjembatani antara wartawan dan Pemkab Sumenep dalam hal pemberitaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca juga