Hari Buruh 2026, Ribuan Massa Demo Akan Padati Surabaya

SURABAYA, OKENEWS.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, ribuan massa akan melakukan aksi ke gedung pemerintah provinsi Jawa Timur. (1/5/2026).

Seperti yang dilansir oleh kompas.com, massa aksi diperkirakan 6 ribu. Massa dijadwalkan melakukan long march dari kawasan BG Junction menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan. Hal ini berpotensi menyebabkan penutupan jalan dan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas.

Aksi yang dimotori Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur ini melibatkan buruh dari sejumlah daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, hingga Tuban. Baca juga: 6.000 Buruh Jatim Bakal Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur, Suarakan 21 Tuntutan Berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com pada Kamis (30/4/2026), massa akan mulai berkumpul usai pelaksanaan shalat Jumat.

Titik kumpul utama berada di depan BG Junction, Jalan Bubutan, sebelum bergerak menuju lokasi aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jawa Timur, Nuruddin Hidayat, memastikan rencana aksi tersebut telah melalui koordinasi internal organisasi.

“Iya, hasil rapat terakhir kemarin malam dengan seluruh anggota FSPMI se-Jawa Timur,” ujar Nuruddin

Ia menambahkan, massa dijadwalkan mulai berjalan kaki menuju titik aksi pada pukul 14.00 WIB.

“Estimasi waktu jam 14.00 sudah mulai long march dr BG Junction ke Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan,” lanjut dia. Sebelum long march, sebagian massa buruh akan melaksanakan ibadah shalat Jumat di sejumlah titik, antara lain di Masjid Al-Akbar Surabaya, Masjid Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, serta Masjid Al-Falah di Jalan Raya Darmo.

Sementara itu, sebagian massa lainnya direncanakan melaksanakan shalat Jumat di sepanjang Jalan Pahlawan. Aksi dipusatkan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan. Massa diperkirakan tiba sekitar pukul 15.00 WIB untuk menyampaikan orasi. FSPMI juga mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan, khususnya di sekitar Jalan Pahlawan.

Untuk rekayasa lalu lintas sepenuhnya kami serahkan kepada rekan-rekan kepolisian.

“Kami cuma mengimbau kepada masyarakat agar menghindari ruas jalan tersebut khususnya Jalan Pahlawan yang akan ditutup total untuk sementara waktu. Kemungkinan aksi demonstrasi sudah membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Nuruddin.

Dalam mobilisasi massa, FSPMI mengerahkan puluhan armada, mulai dari bus hingga truk komando, serta konvoi sepeda motor dari berbagai kawasan industri di Jawa Timur. Aksi ini merupakan bagian dari peringatan May Day 2026 yang juga diikuti sejumlah serikat pekerja lain di Jawa Timur. (kompas.com/Adi).

Comment