OKENEWS.ID, Sumenep – CV. Bhumikara Kula Sejahtera, perusahaan asal Desa Padangdangan, Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep berhasil mencatatkan prestasi sebagai eksportir daun kelor terbesar di Madura.
Nur Hasan Direktur Utama CV. Bhumikara Kula Sejahtera menyampaikan bahwa perusahaannya memproduksi beragam olahan daun kelor yang telah menembus pasar internasional.
“Produk kami meliputi minyak biji kelor, remahan dengan ukuran mesh 80 dan 100 untuk bahan teh, tepung atau bubuk daun kelor mesh 300, hingga daun kering utuh,” ujar Nur Hasan, Senin (10/11/2025).
Dalam empat hingga lima bulan terakhir, perusahaan ini mencatat volume ekspor mencapai 60 ton. Menurut Nur Hasan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa permintaan terhadap kelor terus meningkat di pasar global.
“Kami bersyukur, daun kelor kini semakin dikenal manfaatnya. Ini peluang besar bagi petani dan pelaku UMKM di Sumenep untuk ikut terlibat dalam rantai pasok,” ujarnya.
Nur Hasan juga menilai, pelaksanaan Sumenep Investment Summit 2025 di Pendopo Agung pada Senin, 10 November 2025 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha lokal. Ia menilai forum tersebut mampu membuka akses promosi dan kerja sama bagi produk-produk unggulan daerah, termasuk kelor.
“Kami berterima kasih atas terselenggaranya Investment Summit 2025. Harapannya, pemerintah daerah semakin serius mengembangkan industri kelor agar bisa menjadi kebanggaan Sumenep,” tambahnya.
Selanjutnya CV Bhumikara Kula Sejahtera berencana memperluas pasar ekspor dan meningkatkan kapasitas produksi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga konsistensi suplai dan menjawab permintaan dunia terhadap produk kelor asal Madura yang kian diminati. (*).







Comment