oleh

Diduga Gerayangi Tertangganya Saat Mandi, Warga Kangean Dilaporkan Ke Polisi

Oke News, Sumenep, Jumat 12 Oktober 2018- Diduga menggerayangi tetangganya SD warga Desa/Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) dilaporkan ke Polisi. Kejadian itu bermula, saat HR (30) yang sudah lama ditinggal suaminya ke Malaysia sedang mandi.

Melihat HR menuju kamar mandi, SD langsung membuntutinya dan mengintip HR saat mandi. Tergoda dengan kemolekan tubuh HR, akhirnya SD langsung menyergapnya saat HR keluar dari kamar mandi.

“Saat saya keluar dari kamar mandi, langsung disergap hingga saya terjatuh ke lantai. Kemudian SD memegang bagian sensitif tubuh saya,” cerita HR di Polsek Kangean, saat akan melaporkan kejadian tersebut, Jumat (12/10/2018).

Lanjut HR, saat itu dirinya tidak bisa berbuat apa-apa, sebab mulutnya ditutupi dan area sensitifnya terus digerayangi hingga tergores terkena kuku pelaku (SD,red).

“Saya tidak mampu melepas pegangan tangannya. Lalu saya bujuk dia dengan cara mempersilahkan dia mau melakukan apapun asal tidak melakukan kekerasan,” ungkapnya.

Tidak hanya sampai disitu saja, SD terus berusaha membuka celana HR, sehingga HR meronta dan berteriak sambil berusaha terlepas dari pelaku. Namun akhirnya, HR bisa lepas setelah ada tetangganya lewat, dan pealaku langsung melarikan diri.

“Beruntung ada tetangga yang lewat, dan akhirnya SD melepas saya dan melarikan diri,” akunya.

Ditanya soal tahu tidaknya kehadiran SD saat mandi, HR mengaku tidak merasa jika ada orang yang sedang mengintip di luar kamar mandi.

“Saya hanya sempat mendengar bunyi klotok-klotok yang kira tikus,” terangnya lagi.

Atas kasus ini, HR yang ditinggal suaminya kerja ke Malaysia melaporkan pada Polsek Kangean, Sumenep.

“Kasus ini harus tuntas secara hukum,” kata wanita dua anak ini.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian setempat. Namun, usai laporan, korban langsung dimintakan VER oleh polisi. (Fahri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed