Komisi III DPRD Sumenep Pastikan Akan Awasi Proyek Infrastruktur Daerah 2026

OKENEWS.ID, SUMENEP – Komisi III DPRD Sumenep melakukan kunjungan ke DPRD Provinsi DIY, Selasa tanggal 29 hingga 31 Januari 2026.

Kunjungan tersebut dalam rangka konsultasi dan diskusi mengenai penguatan fungsi pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur daerah bersama anggota DPRD Prov DIY.

Upaya penguatan pengawasan ini dilakukan seiring adanya alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 sebesar Rp49 miliar yang diperuntukkan bagi sejumlah program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumenep.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, menegaskan bahwa pengawasan menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas dan akuntabilitas pembangunan daerah.

Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan harus dikawal secara menyeluruh agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Fungsi pengawasan kami perkuat agar pelaksanaan pekerjaan infrastruktur dapat dikontrol secara detail dan benar-benar sesuai dengan perencanaan,” kata Muhri, Rabu (1/2/2026).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyampaikan, bahwa Komisi III DPRD Sumenep akan meningkatkan intensitas pengawasan dengan lebih sering turun langsung ke lapangan untuk memantau progres serta mutu pekerjaan infrastruktur.

“Kami akan memperbanyak kunjungan lapangan dan melakukan inspeksi mendadak, terutama jika ada laporan atau temuan dari masyarakat,” jelasnya.

Selain fokus pada tahap pelaksanaan, pengawasan juga dilakukan sejak proses perencanaan program.

“Guna memastikan setiap proyek berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, dan kebutuhan riil masyarakat,” katanya.

Muhri menilai, proyek infrastruktur yang didanai melalui DAK 2026 senilai Rp49 miliar harus dikawal sejak awal agar tepat sasaran dan terhindar dari potensi penyimpangan.

“Dengan nilai anggaran yang cukup besar, pengawasan sejak perencanaan menjadi keharusan agar pembangunan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui penguatan fungsi pengawasan tersebut, Komisi III DPRD Sumenep berharap pembangunan infrastruktur daerah dapat berlangsung secara transparan, akuntabel.

“Sehingga kita bisa benar-benar bisa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*).

Comment