Situasi di Kabupaten Sumenep Sampai dengan bulan Oktober tahun 2023 ini jumlah lahir hidup diwilayah Kabupaten Sumenep sebanyak 12 068.bayi. Sejak tanggal 1 Sepember 2023 sampai saat ini bayi baru lahir yang sudah dilakukan pengambilan sampel darah untuk pelaksanaan SHK sebanyak 1078 bayi, yang sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium di RSUD dr. Soetomo Surabaya sebanyak 1024 bayi.
Dengan hasil negatif sebanyak 1023 bayi dan hasil TSH tinggi ada 1 bayi dari Kecamatan V yang sekarang sudah dirujuk ke RSUD Dr. H MOH. Anwar Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan 1022 bayi sampai dengan saat ini hidup sehat dan tidak ada keluhan kecuali laporan dari kecamatan X 1 (satu) bayi meninggal 61 jam pasca dilakukan pengambilan sampel darah SHK.
Sampai dengan bulan November tahun 2023 ini jumlah lahir hidup diwilayah Kecamatan Batang-batang sebanyak 420.bayi. Jumlah bayi yang lahir hidup mulai bulan September sampai dengan November 2023 sebanyak 107 bayi, dan yang lahir normal di Puskesmas X sebanyak 42 bayi, dimana 35 bayi diantaranya sudah di lakukan pengambilan sampel darah SHK di Puskesmas X. Dari 35 bayi yang dilakukan pengambilan sampel darah SHK ditemukan 1 bayi meninggal 61 jam pasca dilakukan pengambilan sampel darah SHK.
Langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. melakukan AMP( Audit Maternal Perinatal) di Puskesmas Batang-batang, melakukan koordinasi bersama Puskesmas setempat dengan FORPIMCAM dan Kepala Desa T untuk melakukan silaturahmi dan klarifikasi mengenai penyebab kematian bayi tersebut. Dinas Kesehatan Sumenep juga melakukan AMP bersama tim AMP Kabupaten Sumenep dan tim AMP Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur.







Comment