oleh

Besok, PBNU-PWNU Jatim gelar simposium di Pendopo Keraton Sumenep

SUMENEP, 4 Maret (Oke News) – PBNU bersama PWNU Jawa Timur akan menggelar Simposium Peradaban NU bertempat di Pendopo Keraton Sumenep, Jawa Timur, Sabtu besok.

Acara simposium yang bakal digelar itu dalam rangka merayakan hari lahir (Harlah) ke-99, menyongsong usia satu abad, dan meneguhkan komitmen “merawat jagat, membangun peradaban”.

Akan hadir memberikan keynote speech, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bertema “NU di tengah Peradaban Global Multi Polar”.

Rais PBNU yang juga Ketua Panitia Harlah 99 NU Prof KH Abdul A’la Basyir menyampaikan alasan acara tersebut ditempatkan di Madura.

“Pertimbangannya, mengingat Madura adalah situs inspirasi kelahiran NU melalui tongkat Syaikhona Kholil serta kuatnya sejarah masa lalu, kekayaan budaya, serta nilai-nilai peradaban di Madura,” tutur Prof KH Abdul A’la, Rais PBNU.

Dia berharap, dengan ditempatkan di Sumenep, di bekas Kerajaan Islam di masa lalu, acara tersebut nantinya akan memberikan spirit dan berkah tersendiri bagi kesuksesan misi membangun peradaban.

Selain Ketua Umum PBNU, KHR. Ahmad Azaim Ibrohimy, Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, juga dijadwalkan menyampaikan pandangannya bagaimana “membangun peradaban dunia dengan nilai-nilai kepesantrenan”.

Kiai Ahmad Azaim Ibrohimy adalah pelanjut perjuangan KH As’ad Syamsul Arifin, seorang generasi muassis (pendiri) NU dan pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo.

Sementara Si Celurit Emas Penyair/Budayawan Madura KH D Zawawi Imron akan mengulas “kebudayaan NU di Tengah Arus Industri Budaya Populer”.

Ketua ISNU Jatim Prof. Dr. M. Mas’ud Said yang juga Direktur Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) dan Komisaris Bank Jatim juga akan bicara tentang “merancang teknokrasi kemandirian ekonomi NU” dalam acara tersebut. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca juga